Peran Teknologi Informasi dalam Pengawasan Pemerintahan: Studi Implementasi Sistem SP4N-LAPOR
DOI:
https://doi.org/10.59696/prinsip.v3i4.233Keywords:
Teknologi Informasi, Pengawasan Pemerintahan, SP4N-LAPOR, Transparansi, Partisipasi PublikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi informasi dalam memperkuat pengawasan pemerintahan melalui studi implementasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR). Sebagai platform digital pengaduan masyarakat yang terintegrasi secara nasional, SP4N-LAPOR diharapkan menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas pemerintah terhadap keluhan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan wawancara dengan stakeholder utama, analisis dokumen kebijakan, serta observasi terhadap kinerja sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SP4N-LAPOR berkontribusi positif terhadap efektivitas pengawasan pemerintahan, khususnya dalam mempercepat penanganan aduan dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Namun, masih terdapat sejumlah kendala, seperti keterbatasan kapasitas SDM, kurangnya integrasi antar-instansi, serta rendahnya literasi digital di beberapa daerah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur teknologi, pelatihan SDM, serta strategi edukasi publik yang lebih masif untuk mendorong optimalisasi sistem pengawasan berbasis teknologi informasi secara nasional.
References
Asrul, A. (2025). Pengaruh Kebijakan Manajemen Teknologi Terhadap Inovasi Produk Di Industri Kreatif. Portal Riset Dan Inovasi Sistem Perangkat Lunak, 3(1), 21–27. https://doi.org/10.59696/prinsip.v3i1.78
Asrul, A., Putra, A. ., & Rajab, M. . (2025). Transpormasi Bisnis Di Era Digital: Peluang, Tantangan, Dan Strategi Inovasi. Jurnal Minfo Polgan, 13(2), 2294-2298.
Bappenas. (2023). Laporan kinerja pelayanan publik tahun 2022. Jakarta: Bappenas.
Dwiyanto, A. (2019). Reformasi birokrasi dan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Bovens, M. (2007). Analysing and assessing accountability: A conceptual framework. European Law Journal, 13(4), 447–468. https://doi.org/10.1111/j.1468-0386.2007.00378.x
Christensen, T., & Laegreid, P. (2011). The Ashgate research companion to new public management. Ashgate Publishing.
Dwiyanto, A. (2010). Manajemen pelayanan publik: Peduli, inklusif, dan kolaboratif. Gadjah Mada University Press.
Heeks, R. (2006). Implementing and managing eGovernment: An international text. SAGE Publications.
Kementerian PANRB. (2021). Panduan implementasi SP4N-LAPOR! Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Sari, R. N. (2020). Evaluasi implementasi SP4N-LAPOR! dalam pelayanan publik di Indonesia. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 10(2), 145–160.
Setiawan, H., & Pratama, D. R. (2022). Partisipasi masyarakat dan efektivitas pengaduan pelayanan publik melalui aplikasi SP4N-LAPOR!. Jurnal Transformasi Administrasi, 5(1), 33–47.
Kementerian PANRB. (2024). Data laporan masyarakat melalui SP4N-LAPOR! Jakarta: KemenPANRB.
Rahardjo, T. (2021). Literasi digital dan partisipasi warga dalam pengawasan pemerintahan. Jurnal Administrasi Publik, 17(1), 45–60.
Sari, R. N. (2020). Evaluasi implementasi SP4N-LAPOR! dalam pelayanan publik. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 10(2), 145–160.
UNDP. (1997). Governance for sustainable human development. New York: United Nations Development Programme.
World Bank. (2003). Governance and development. Washington, DC: World Bank.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Asrul

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.














