Pengembangan Model Ketahanan Jaringan Distribusi Listrik Menggunakan Pendekatan Fuzzy Logic
DOI:
https://doi.org/10.59696/prinsip.v4i3.291Keywords:
Jaringan distribusi listrik, ketahanan jaringan, SAIDI, SAIFI, Fuzzy Logic MamdaniAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan model penilaian ketahanan relatif jaringan distribusi listrik dengan mengintegrasikan System Average Interruption Duration Index (SAIDI) dan System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) menggunakan Fuzzy Logic tipe Mamdani. Penelitian dilakukan pada jaringan distribusi tegangan menengah 20 kV PT PLN (Persero) UP3 Palopo berdasarkan data gangguan periode 2023 sampai 2025. Dari 13.626 data gangguan valid, diperoleh 3.846 gangguan berkelanjutan dengan durasi lebih dari lima menit yang dikelompokkan menjadi 53 kombinasi Unit Layanan Pelanggan dan penyulang. Model menggunakan SAIDI dan SAIFI sebagai variabel masukan serta Indeks Ketahanan Jaringan sebagai variabel keluaran. Pemodelan dilakukan melalui proses fuzzifikasi, penyusunan 25 aturan fuzzy, inferensi MIN-MAX, dan defuzzifikasi centroid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Indeks Ketahanan Jaringan berada pada rentang 10,561 sampai 89,439. Penyulang Pongtiku dan Rantepao pada ULP Rantepao serta Penyulang Makale pada ULP Makale menjadi prioritas evaluasi awal. Validasi internal menunjukkan bahwa peningkatan SAIDI dan SAIFI cenderung menurunkan nilai Indeks Ketahanan Jaringan. Dengan demikian, model dapat digunakan sebagai informasi awal untuk mengklasifikasikan dan memeringkatkan kondisi relatif penyulang, tetapi hasilnya tetap perlu dilengkapi dengan pemeriksaan teknis dan kondisi lapangan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ilham Tamrin, Ruslin L, Ashar AR

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.














